Showing posts with label work. Show all posts
Showing posts with label work. Show all posts

3/25/2019

Almost is Never Enough: Will You Love Me Back


Mana yang lebih menyakitkan; kata tidak pernah, atau kata hampir? Aku tidak pernah mencintaimu, atau aku hampir mencintaimu? Kita tidak pernah bersama, atau kita hampir bersama?
Seperti kata Grande, almost is never enough. Novel saya yang berjudul Will You Love Me Back, diterbitkan oleh Penerbit Koru, akan membawa kita bertemu dengan Belle Benoit, balerina dengan badan mungil yang masih duduk di bangku sekolah menengah, Étienne Moreau, laki-laki ramah yang tinggal di samping rumah Belle dan bekerja sebagai arsitek, dan Noel Moreau, adik Étienne yang satu sekolah dengan Belle dan meninggalkan kesan menyeramkan tiap kali berbicara dengan orang lain. Novel ini juga akan mempertemukan kita dengan hampir-hampir yang menyiksa, perasaan-perasaan yang disembunyikan, timing yang tidak pernah tepat, dan air mata yang tidak kunjung berhenti berjatuhan.

3/24/2019

Meet Arthur and Sunny: To Be Your Sun


Berangkat dengan judul Ethereal Sunflower dan sempat diterbitkan di Wattpad, walau hanya sebentar, novel ini akhirnya menemukan rumahnya di Cabaca. Setelah melalui proses seleksi, persiapan terbit, editing, dan kegalauan saya terhadap beberapa bagian cerita, akhirnya To Be Your Sun bisa diterbitkan di Cabaca dengan lancar dan sekarang, ketika saya menulis tulisan ini, sudah hampir rampung. Judul berganti menjadi To Be Your Sun karena seminggu sebelum mengirimkan naskah ini, saya mendapat gambaran bahwa saya harus mengganti dari judul asli Ethereal Sunflower yang sulit diucapkan, terlebih diingat, ke judul yang lebih mudah untuk pembaca. Terlepas dari itu, semua yang ada di dalam cerita tidak banyak berubah.

1/31/2017

Antologi Cerpen Para Penjejak Literasi: My First ...


Beberapa pekan lalu, saya mengikuti Lomba Cipta Cerpen Tingkat Nasional yang diadakan oleh Jejak Publisher dengan tema "My First..." dalam kurun waktu dua bulan, yaitu pada tanggal 20 November 2016 sampai dengan 20 Januari 2017. Melalui tema ini, penyelenggara mengajak para penulis untuk menciptakan atau menceritakan kesan dari hal-hal pertama yang tidak bisa dilupakan, baik itu cinta pertama, pertemuan pertama, pertemanan pertama, bahkan sampai patah hati pertama pun juga boleh (selengkapnya di sini).
Menurut saya pribadi, tema yang diangkat ini cukup menarik. Karena mayoritas orang, termasuk saya, setuju bahwa 'pertama kali' memang selalu berkesan dan kesan yang didapat pun berbeda-beda. Ada beberapa orang yang meninggalkan kesan baik di pertemuan pertama mereka, namun ada pula yang uring-uringan dan berharap mereka tidak pernah bertemu. Ada beberapa orang yang menikmati patah hati pertama mereka dengan seketika menjadi puitis dan menciptakan lirik lagu, namun ada juga yang mengurung diri di kamar sampai berminggu-minggu tidak mau makan, tidak mau minum.
Ah, apalagi cinta pertama.